sedekah dan keutamaannya

Pada jaman moderen ini, umat Islam sudah banyak ditest dengan beragam jenis persoalan, dari mulai bencana alam di mana-mana, kemiskinan yang menjalar sampai bentuk-bentuk tantangan dakwah yang sudah buat beberapa umat Islam teruji demikian rupa. Disini umat Islam membutuhkan satu pergerakan yang paling tidak bisa buat mereka lulus melalui ujian-ujian yang didapatkan Allah SWT. Satu diantara pergerakan yang bisa wujudkan hal itu yaitu pergerakan sedekah.
Untuk pengertian sedekah sendiri, banyak berlangsung ketidaksamaan di kelompok ulama’. Menurut Wahbah Zuhaili, sedekah yaitu pemberian harta pada beberapa orang fakir, orang yang memerlukan, maupun pihak-pihak beda yang memiliki hak terima shadaqah, tanpa ada dibarengi imbalan. Lalu menurut Zallum, sedekah disini identik dengan zakat. Hal semacam ini karena terdapat banyak lafazh shadaqah dalam Al-Qur’an serta hadits nabi yang bermakna zakat. Umpamanya firman Allah SWT : “Sesungguhnya zakat-zakat itu yaitu untuk beberapa orang fakir, beberapa orang miskin, amil-amil zakat …” (QS At Taubah : 60). Dalam ayat itu, “zakat-zakat” disibakkan dengan lafazh “ash shadaqaat”. Demikian halnya sabda Nabi SAW pada Mu’adz bin Jabal RA saat dia diutus Nabi ke Yaman :
“…beritahukanlah pada mereka (Pakar Kitab yang sudah masuk Islam), kalau Allah sudah mewajibkan zakat atas mereka, yang di ambil dari orang kaya diantara mereka, serta diberi pada orang fakir diantara mereka…” (HR. Bukhari serta Muslim).
Pada hadits diatas, kata “zakat” disibakkan dengan kata “shadaqah”. Sedang ada pendapat beda yang mengungkapkan kalau shadaqoh yaitu suatu hal yang ma’ruf (benar dalam pandangan syara’). Pengertian ini didasarkan pada hadits shahih kisah Imam Muslim kalau Nabi SAW bersabda : “Kullu ma’rufin shadaqah” (Tiap-tiap kebajikan, yaitu sedekah). sedekah online Berdasar pada pengertian ini, jadi hindari perbuatan maksiat yaitu sedekah, berikan nafkah pada keluarga yaitu sedekah, beramar ma’ruf nahi munkar yaitu sedekah serta tersenyum pada sesama muslim juga yaitu juga sedekah.
Dari pendapat-pendapat diatas bisa kita simpulkan kalau sedekah bukan sekedar terikat pada beberapa hal yang berbentuk materi saja, tetapi sedekah juga meliputi beberapa hal yang berbentuk moral serta spiritual yang sesuai sama syariat Islam.
Beberapa jenis Sedekah
Menurut pengertian diatas, sedekah bisa kita bedakan dalam dua type, yakni sedekah materi serta sedekah non materi
1. Sedekah Materi
Sedekah materi disini bisa berbentuk banyak hal, diantaranya :
a. Zakat
“Sesungguhnya sedekah-sedekah (zakat-zakat) itu yaitu untuk beberapa orang fakir, beberapa orang miskin, amil-amil zakat …” (QS At Taubah : 60)
Seperti sudah diterangkan diatas, sedekah yang disebut dalam ayat ini yaitu zakat. Zakat sendiri yaitu beberapa harta spesifik yang sudah menjangkau prasyarat spesifik yang diharuskan oleh Allah untuk di keluarkan serta diberi pada yang memiliki hak menerimanya dengan kriteria spesifik juga. Zakat itu hukumnya yaitu harus untuk yang sudah menjangkau haul serta nisab.
b. Menafkahkan Harta di Jalan Allah
Allah Tabaraka wata’ala berfirman (didalam hadits Qudsi) : “Hai anak Adam, berinfaklah (nafkahkanlah hartamu di jalan Allah), pasti Saya memberi nafkah padamu. ” (HR. Muslim)
Lewat hadits qudsi ini, Allah SWT sudah memerintahkan umatnya untuk menginfakkann harta yang dipunyainya di jalan Allah SWT. Disini, harta yang diinfakkan itu hukumnya sunnah. Contoh dari menafkahkan harta di jalan Allah diantaranya infaq pembangunan musholla, menyantuni anak yatim serta menafkahi istri, seperti sabda Nabi SAW :
Apa yang anda nafkahkan dengan maksud keridhoan Allah juga akan di beri pahala meskipun cuma sesuap makanan ke mulut isterimu. (HR. Bukhari).
2. Sedekah Non Materi
Bentuk sedekah non materi ini sangat bermacam, diantaranya :
a. Bekerja dengan keterampilan tangan, membantu orang yang tengah teraniaya, amar ma’ruf nahi munkar serta menghindar diri dari melakukan perbuatan kejahatan.
Dalam satu kisah diceritakan :
Setiap muslim harus bersedekah. Beberapa teman dekat ajukan pertanyaan, “Bagaimana bila dia tidak mempunyai suatu hal? ” Nabi Saw menjawab, “Bekerja dengan keterampilan tangannya untuk manfaat untuk dianya lantas bersedekah. ” Mereka ajukan pertanyaan sekali lagi. Bagaimana bila dia tidak dapat? ” Nabi menjawab : “Menolong orang yang memerlukan yang tengah teraniaya” Mereka ajukan pertanyaan : “Bagaimana bila dia tidak mengerjakannya? ” Nabi menjawab : “Menyuruh melakukan perbuatan ma’ruf. ” Mereka ajukan pertanyaan : “Bagaimana bila dia tidak mengerjakannya? ” Nabi Saw menjawab, “Mencegah diri dari melakukan perbuatan kejahatan tersebut sedekah. ” (HR. Bukhari serta Muslim).
Dalam hadits ini, tampak kalau Rasulullah SAW tidak ngin membebani umatnya dengan beberapa hal materiil, tetapi Beliau menginginkan supaya umatnya menyedekahkan apa yang memanglah dapat disedekahkannya meskipun cuma menghindari diri dari kejahatan.
b. Memberi senyum pada kawan
Nabi Muhammad SAW bersabda :
Masing-masing amalan makruf (kebajikan) yaitu sedekah. Sebenarnya diantara amalan makruf adalah bersua kawan dengan muka ceria (senyum) serta kurangi isi embermu untuk diisikan ke mangkok kawanmu. (HR. Ahmad).
Dalam hadits ini, Allah SWT memberi keringanan untuk umatnya dalam bersedekah. Cukup hanya memberi senyum pada kawan, jadi telah bisa dimaksud sedekah serta bisa mencapai pahala dari Allah SWT.

Keutamaan Sedekah
Sesudah kita ulas panjang lebar tentang sedekah, sebaiknya kita ketahui keutamaan apa sajakah yang dipunyai oleh sedekah. Diantara keutamaan-keutamaan sedekah diantaranya :
1. Dilipat gandakan pahalanya sejumlah tujuh ratus kali lipat.
Allah SWT bersabda :
Perumpamaan (nafkah yang di keluarkan oleh) beberapa orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah yaitu sama dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada masing-masing bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) (QS. Al-Baqarah : 261)
Dalam ayat ini, Allah SWT memberi ganjaran yang berlipat ganda pada orang yang bersedekah. Serta Allah SWT bukan sekedar melipat gandakannya satu atau 2 x, tetapi tujuh ratus kali. Disini tampak kalau sedekeh adalah amalan yang begitu disarankan oleh Allah SWT.
2. Jadi penghambat bencana
Dari Ali r. a., Rasulullah saw. bersabda, “Segeralah bersedekah, sebenarnya musibah tidak bisa melewati sedekah. ”
Rasulullah SAW bersabda “Bentengilah hartamu dengan zakat, obati beberapa orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersedekah serta buat persiapan doa untuk hadapi datangnya bencana” (HR. Ath-Thabrani)
3. Amalan yg tidak putus pahalanya meskipun orang yang beramal itu telah meninggal
Nabi Muhammad SAW bersabda :
Jika anak Adam meninggal dunia putuslah amalnya terkecuali tiga hal yakni sodaqoh jariyah, pengajaran serta penebaran pengetahuan yang dimanfaatkannya untuk orang yang lain, serta anak (baik lelaki ataupun wanita) yang mendoakannya. (HR. Muslim)
4. Bisa perpanjang umur
Nabi Muhammad SAW bersabda :
Yang bisa menampik takdir adalah doa serta yang bisa perpanjang usia yaitu kebajikan (amal bakti). (HR. Ath-Thahawi)
Beberapa hal yang terkait dengan usia manusia memanglah adalah hak mutlak Allah SWT. Tetapi disini Rasulullah SAW memberi satu panduan kalau diantara satu diantara fadhillah sedekah yaitu bisa perpanjang usia. Kalimat “kebajikan” disini bisa disimpulkan sedekah.
Dari pemaparan diatas, bisa kita simpulkan kalau sedekah adalah amalan yang begitu disayangi oleh Allah SWT dan rasulNya Muhammad SAW. Kita jadi umat Islam mesti meneladani serta mengamalkan sedekah dalam kehidupan kita keseharian. Serta lepas dari pemaparan diatas, kita selalu mesti tulus ikhlas dalam bersedekah di jalan Allah SWT, wallahu a’lam bi-sh-showab.