Mahasiswa Politeknik Pariwisata Makassar 80% Lulus dan Sudah Bekerja

bekerja
257 mahasiswa Politeknik Pariwisata Makassar baru-baru ini lulus dengan 80 persen telah mendapatkan pekerjaan pasca wisuda. Selain itu, IPK tertinggi yang dicapai dari kelompok ini adalah 3,92 dari skala 0 sampai 4. Politeknik sendiri sejauh ini menghasilkan 3.790 lulusan, sebagian besar bekerja di industri pariwisata.

Menteri Pariwisata Arief Yahya senang dengan kabar tersebut, dia mendorong semua lulusannya untuk bekerja sama dalam menjadikan industri pariwisata sebagai penyumbang devisa nomor satu di negara ini.

Saat ini, pariwisata menempati urutan keempat dalam hal kontribusi devisa. Dibandingkan industri lainnya, pariwisata dinilai 9,3 persen sedangkan pertumbuhannya tertinggi dengan 13 persen.

Ini sangat kontras dengan industri lain seperti minyak, gas, batu bara dan minyak sawit yang pertumbuhannya negatif. Anggaran pemasaran untuk pariwisata juga relatif rendah karena hanya membutuhkan dua persen dari devisa.

“Industri pariwisata terkait erat dengan sumber daya manusia dan orang-orang yang mendidik sumber daya manusia ini adalah sekolah pariwisata seperti Politeknik Pariwisata Makassar Jadilah sumber daya manusia pariwisata yang hebat yang menjadi juara untuk ketiga karakteristik ini: Karakter, kompetensi, dan kolaborasi,” kata Arief.

Arief juga memotivasi lulusannya untuk menjadi pengusaha, “Hanya dengan menjadi pengusaha sukses gaji Anda bisa lebih tinggi dari general manager atau chief executive. Alumni yang berhasil akan memperbaiki almamater mereka juga, “tambahnya.

Kepala Politeknik Pariwisata Makassar Muhadjir Suni mengatakan bahwa hotel bintang lima akan dibangun pada 2018. Anggaran untuk tahap pertama konstruksi telah disiapkan oleh menteri pariwisata sebesar Rp 64 miliar, selain melayani masyarakat, hotel juga dijadwalkan menjadi tempat latihan bagi siswa yang ingin mengikuti magang.

Selain bahasa Inggris, saat ini sekolah tersebut juga menawarkan kursus bahasa asing lainnya seperti Jepang, Prancis, Korea dan Mandarin.

Menurut data, 144 konsentrasi dicatat telah ditawarkan di sekolah menengah kejuruan pada tahun 2016. Lima konsentrasi paling populer, yang dipilih oleh 54 persen siswa sekolah menengah kejuruan, adalah: teknik komputer dan jaringan, rekayasa kendaraan ringan, akuntansi, administrasi perkantoran dan teknik perkeretaapian